Blood+
Selasa, 31 Maret 2009
Setting cerita pada masa kini (tahun 2005) menceritakan tentang seorang anak SMU bernama Saya Otonashi yang tinggal bersama keluarganya di kota Okinawa yang berdekatan dengan Kadena, pusat pangkalan militer USA di Jepang. Saya dikenal orang sekitarnya mengidap penyakit amnesia (lupa ingatan) dan anemia sehingga wajib melakukan transfusi darah secara berkala. Keluarga Saya seluruhnya keluarga angkat, karena Saya sendiri tidak ingat sedikitpun tentang masa lalunya sampai George Miyagutsuku, seorang veteran perang Vietnam asal Amerika yang berkewarganegaraan Jepang, bersedia menampung Saya dan mengadopsinya sebagai anak.
Istri dan anak biologis George sendiri telah tiada akibat kecelakaan yang menimpa mereka bertahun-tahun yang lalu. Sebelum mengadopsi Saya, George terlebih dahulu telah mengadopsi dua bersaudara Kai Miyagutsuku dan Riku Miyagutsuku sebagai anak angkat. Jadilah Saya memiliki seorang ayah, seorang abang dan seorang adik lelaki.
Hidup Saya diawal episode terlihat menyenangkan terlepas dari perawatan penyakitnya serta mimpi buruk yang selalu membayangi tidurnya (dalam mimpinya ini Saya melihat seorang anak perempuan pada masa perang Vietnam membantai penduduk sipil, tentara dan monster). Punya ayah George yang mengasihinya, punya abang Kai yang sayang padanya walaupun sok protektif sebagai anak tertua, punya adik manja Riku yang suka masak dan teman-teman sebagaimana layaknya remaja dewasa di Jepang membuat hidup Saya serasa sempurna.
Hingga pada suatu hari Saya diserang monster mirip vampire yang dikemudian hari dikenal dengan nama Chiropteran. Ketika hampir celaka tiba-tiba muncul seorang misterius yang selalu membawa kotak Cello bernama Hagi menolong. Tapi Hagi hanya dapat membuat monster itu lumpuh tanpa bisa membunuhnya. Menurut Hagi, satu-satunya orang yang bisa bunuh Chiropteran hanya Saya sendiri. Saya tiba-tiba saja mendadak menjadi kalap dan dengan menggunakan katana (pedang samurai Jepang) yang dibawa oleh Hagi, Saya tanpa sadar membantai sang monster dengan sadis.
you want to see more...
review selebihnya bisa anda lihat di review film dan j-music
<yusahrizal.wordpress.com/>












0 comments: to “ Blood+ ”
Poskan Komentar